RSS

Apa yang terjadi di Gangnam Host Bar pada jam 2 pagi?

01 Apr

Kmaren gw kesasar ke suatu blog yg membahas ttg kehidupan sosial di Korea, yaitu http://thegrandnarrative.com. Di sini gw bnr2 terkejut karena menemukan fakta2 baru dari kehidupan d korea sono. Selama ini gw hanya fokus ke berita ataupun gosip para selebriti korea sono, yah sekitaran album, drama atau film baru, fansnya, masalah dengan agensi, masalah klasik oplas yang ga ada abisnya, that’s it! Gw ga prnah mencoba mendalami seperti apa kehidupan orang biasa ataupun sekapitalis apa market di Korea sono yang mampu mendorong pada stereotip untuk diterima di kehidupan social kamu harus gini lah, bentuk badan yg ideal wanita tuh yg S line lah, perjuangan para feminis tuh seperti apa, sisi gelap kehidupan malam…gw blank banget lah ttg itu. Dan yah dgn gw masuk itu blog, gw sedikitnya (Cuma sedikit banget sih, gw baru baca bbrapa artikel soalnya bahasannya serius bo dan bahasa Inggris baku pula, errgggghhh) punya sedikit gambaran lah…yah, gw mau berbagi satu pengetahuan yg gw dapet d sana dengan artikel d bawah, emmm gw murni ngetranslate tanpa bumbu2 dari sumber lain tapi tok dari sana. Oh yah, sedikit catetan, gw hanya berbagi yah, dan sangat ga menganjurkan bwt mencontoh artikel d bawah ini. Lagian siapa jg yah yg mau nyontoh, org d indo mah ga ada yg beginian kok (eh apa gw aja yg ga gaul atau trlalu naïf ya? Molla…) yah lngsung aja lah masuk k intinya, check it out 😉

Host bar? Saya selalu berasumsi kalau host bar menurut stereotip orang barat merupakan kesenangan yang diciptakan untuk tujuan seksual oleh orang jepang. Ini mengejutkan ketika saya mengetahui bahwa host bar merupakan suatu bisnis besar yang ada di Jepang dan Korea, dengan ratusan pengembangan untuk wilayah Seoul saja.

Host bars yang dikenal dengan sebutan host club di Jepang, dikenal di Korea dengan sebutan ho-bba (호빠), yang merujuk pada nama obba (오빠) atau kakak laki2, tetapi dengan pengucapan yang terdengar lebih romantic. Sementara itu, jeong-bba (정빠) untuk pasar kalangan menengah ke atas merupakan kependekan dari jeong-teong (정통), yang artinya legal.

Apa yang terjadi di Host Bar Kangnam pada jam 2 pagi? 10.000 pelanggan wanita tiap harinya…

Kangnam, suatu wilayah di Seoul, menjadi wilayah di mana host bar berkembang cepat bagaikan jamur beracun. Berdasarkan data dari polisi, di wilayah Kangnam terdapat sedikitnya 100 ho-bba baik itu yang legal ataupun illegal yang didatangi setiap harinya oleh sekitar 10.000 pelanggan wanita, dimana kemungkinan melakukan ‘jual-beli’ seks. Hal ini telah dikonfirmasi dengan banyaknya wilayah yang terdapat ho-bba seperti Nonhyeon-dong, Seocho-dong, Cheongdam-dong dan lainnya, dari tanggal 24 Oktober tahun lalu sampai 17 Januari. Jumlah pendapatan tahunan ho-bba wilayah Kangnam ini diperkirakan sekitar 300 milyar won (sekitar 2,4 trilyun rupiah!!). Sebagian besar bisnis ini beroperasi tanpa lisensi atau merupakan “two-part businesses”, karenanya pendapatan dari bisnis ini tidak terdeteksi oleh kewajiban pajak.

Sekitar 100 tempat tumbuh subur…300 milyar dalam ‘penjualan’ seks

Seorang sumber dalam industri ini menyebutkan bahwa ho-bba yang tumbuh subur dapat ditemukan hanya di 3 wilayah Kangnam (Kangnam, Seocho, and Songpa). Dari investigasi yang dilakukan ditemukan 5 jeong-bba (high-level ho-bba) dan sekitar 10 “Japanese-style ho-bba” (biasa dikenal sebagai “dad rooms”; host bars yang mempekerjakan pria yang berasal dari jeong-bba, dengan umur sekitar 25 sampai 30an akhir). Dari hasil pengecekan juga diperoleh bahwa ada 5 bisnis tanpa lisensi atau merubah tipe bisnisnya menjadi illegal. Bisnis ini terus meningkat dan ditemukan sekitar 1300-2000 pria bekerja di jeong-bba atau host bars lainnya untuk wilayah stasiun Kangnam saja.

Pada investigasi di salah satu host bar di Nonhyeon-dong dimana wanita berumur 20an biasanya pergi, ditemukan bahwa selama 5 jam penghitungan jumlah pelanggan wanita menunjukkan sekitar 5 wanita per jam mengunjungi host bar ini. Dengan asumsi bahwa host bar ini biasa buka dari jam 10 malam hingga 2 siang keesokan harinya, dapat diperkirakan sekitar 80 wanita mengunjungi tempat ini tiap harinya. Seorang sumber polisi mengatakan “Host bar yang saya ketahui jumlahnya melebihi 100 dan mempunyai lebih dari 1000 pelanggan” lalu dia menambahkan “Sekitar 30% dari pelanggan tersebut melanjutkan ke second stage”.

Lebih dari 10% ke ‘second stage’…setiap tahun terjadi peningkatan

Sebuah sumber industri juga mengatakan “Setiap hari sekitar 100 pelanggan datang ke tiap bisnis ini dan satu atau dua dari sepuluh orang tersebut melanjutkan ke second stage” dan mengungkapkan “second stage biasanya dilakukan melalui bodo (host mengontak melalui telepon) atau dilakukan di D-bba (lower class host bar) daripada dilakukan di jeong-bba. Dari sini dapat dilihat bahwa jumlah perdagangan seks dengan wanita yang melakukan pembayaran meningkat tiap tahunnya, dari 2636 orang pada tahun 2006, 7161 orang pada tahun 2007, 9411 orang pada tahun 2008, dan 13.414 orang pada tahun 2009. Peningkatan ini menunjukkan bahwa, berbeda dengan sebagian besar pelanggan wanita dari bisnis ‘dewasa’ pada jaman dahulu, jumlah wanita muda dan wanita yang telah menikah, terutama pelanggan ‘bodo rooms’ dan ‘dad rooms’ meningkat secara cepat. Seorang sumber polisi mengatakan “Sulit untuk menemukan bukti sehingga menghancurkan bisnis ini juga sulit dilakukan”.

Yah segitu dulu artikelnya, sbnrnya artikel ini aslinya masih ada part 2 dan kemungkinan masih lanjut k part2 slanjutnya bwt mengungkap brbagai fakta lain ttg host bar d korea sono, Cuma yah kita liat aja lah gw masih sanggup ga bwt translate lanjutannya, hehehe ^^v. Big thanks to James Turnbull yg dengan rendah hati udah ngijinin gw bwt translate ni artikel. See you di postingan gw yg laen, lagi rajin pengen mosting ni, hohoho

source: thegrandnarrative

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 1 April 2011 in korea

 

Tag:

One response to “Apa yang terjadi di Gangnam Host Bar pada jam 2 pagi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: