RSS

The Unfortunate Reality of HoMin, aka DBSK

02 Nov

Ketika ikatan yang menyatukan DBSK akhirnya terbuka pada musim panas tahun 2009 kemudian kasus hukum antara SM dengan JYJ mematahkan hati jutaan fans mereka di seluruh dunia, banyak dari kita yang bingung dan melontarkan pertanyaan pada diri sendiri: kemana kita melangkah dari sini, sisi mana yang akan kita dukung? Saya yakin tidak ada seorang pun yang ingin menyaksikan akhir yang tragis untuk grup yang sangat berbakat yang terdiri dari 5 orang pria muda ini, tetapi inilah nasib yang banyak terjadi di industry Kpop yang kejam. Dan sekarang kita punya dua grup berbeda: Homin dan JYJ.

Jaejoong, Yoochun, dan Junsu bahkan tidak menunggu kemelut ini berakhir karena mereka telah mulai menjajaki apa yang mereka inginkan, yaitu kebebasan, yang menghasilkan sebuah ‘music essay’ yang terdiri dari kumpulan lagu. Menurut pendapat saya, music essay yang berisikan kekesalan atas pengalaman pahit yang mereka lalui dikemas dengan baik dan menghasilkan harmoni yang indah. Kemudian, pada musim gugur dan musim panas kemarin, JYJ melakukan tur dunia untuk menunjukkan penampilan musik mereka setelah di-banned sebagai grup oleh tiga stasiun penyiaran paling besar di Korea. Setelah kembali ke Korea, masing-masing anggota telah menandatangani kontrak di berbagai proyek agar tetap berada di sorotan dunia hiburan: Junsu menjadi bagian dalam drama musikal, sementara Yoochun dan Jaejoong berakting di drama. Meskipun mereka hampir tidak mendapatkan waktu istirahat karena kesibukan tur dunia dan kegiatan akting, mereka masih tidak bisa tampil di panggung utama ataupun acara musik.  Mereka menghadapi masalah serius dalam mencapai karir mereka sendiri, tetapi bahkan kemurkaan dari Mega-Company SM Entertainment tidak akan bisa membuat JYJ menyerah dan menghentikan langkah mereka.

Di sisi lain, Yunho dan Changmin dari DBSK sepertinya memiliki jalan yang mulus dalam hidup mereka. Tetapi, apakah benar seperti itu? Dengan pemberitaan tanpa henti tentang JYJ, bahkan kegemaran Jaejoong men-tweet maupun meluapkan perasaan lewat twitter pribadinya, sepertinya kita semua mengetahui apa saja kegiatan JYJ dan kemana mereka melangkah, meskipun mereka absen dalam panggung utama industri musik Korea. Tetapi Homin sepertinya diam di tempat dengan rutinitas normal mereka–pulang-pergi Jepang-Korea, dan terkadang muncul di layar kaca melalui CF dan sekarang drama. Mereka melakukan kegiatan yang setiap grup idol lain lakukan. Untuk beberapa alasan, saya selalu melihat DBSK sebagai grup yang super, bisa melakukan apapun dan semua bisa dilakukan pada waktu yang bersamaan. Tetapi sekarang kita lihat dua member mega star ini telah berubah menjadi idol yang biasa saja.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Yunho dan Changmin bukanlah vokalis utama saat DBSK masih melakukan kegiatan berlima, sehingga muncul spekulasi tentang memberikan ruang untuk mereka berdua mencoba menggali potensi suara mereka bagi keberlangsungan DBSK yang baru. Tetapi, dengan mengesampingkan vocal mereka, DBSK yang baru sebagai suatu kesatuan memberikan image yang dipertanyakan–baru-baru ini saya hanya melihat banyaknya bahan kulit dan outfit yang terlihat kurang ditangani dengan serius, selain itu promosi terakhir dari album Jepang mereka benar-benar sesuatu yang kehilangan sentuhan. Dan tidak seperti biasanya, Homin tidak terlihat banyak mengeluarkan statement. Mereka melakukan apa yang selalu mereka lakukan, dan saya pikir ini adalah dan akan menjadi kesalahan terbesar mereka. Baik Yunho maupun Changmin benar-benar tampan dan mempunyai talenta besar, tetapi mereka belum terlihat menggunakan kecerdikan mereka atau setidaknya tidak cukup pintar untuk memenangkan kompetisi dengan yang grup lain, grup yang baru, dan bahkan dengan JYJ. Kemudian, mereka sepertinya akan memudar secara perlahan dengan musik mereka yang tetap sama dan bahkan tidak mengesankan, dengan banyaknya idol lain yang bermunculan, khususnya artis SM lainnya.

Dengan adanya pemberitaan baik maupun buruk yang bermunculan tentang JYJ, semua pemberitaan ini sama dan akan bermuara pada kenaikan JYJ pada tingkat yang semakin bersinar. Sayangnya, saya tidak tahu apakah hal yang sama dapat ditujukan pada kedua teman DBSK mereka. Sepertinya Yunho dan Changmin malah hanya akan diam di tempat di industri musik ini, hanya tinggal menunggu diabaikan dengan pertambahan umur mereka dan kewajiban melaksanakan wajib militer datang. Sejujurnya, mereka kekurangan sentuhan musik dan kebebasan untuk melakukan banyak hal kecuali bernyanyi dan berakting, yang mana saya tebak merupakan konsekuensi yang harus dijalani untuk tetap bertahan dengan SM Entertainment.

Kelima member asli DBSK mengalami perjuangan yang sulit ketika grup ini terbagi. Sulit untuk mengatakan, meskipun telah jelas, siapa yang akan berada di posisi puncak antara keduanya, tetapi saya yakin beberapa bulan ke belakang, dengan perform JYJ yang terus menerus dibatalkan ataupun sulitnya mereka melakukan kemunculan di siaran public sebagai grup, kita semua berpikir bahwa HoMin akan berhasil dan terus mempertahankan kekuasaan sebagai grup di industri musik Korea. Tetapi sekarang, DBSK HoMin sepertinya kehilangan artistic mereka demi bertahan di  jalur mainstream.

Sementara JYJ terus menjajaki dan bereksperimen dengan musik mereka dan menantang norma industri, mungkin Yunho dan Changmin akan diingat bukan untuk usaha mereka untuk tetap ‘keep the faith’, tapi malah diingat hanya untuk melalui sisa-sisa apa yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu dari grup kpop terbaik yang pernah ada.

sumber: seoulbeats
trans indo: sashalicia
 
 

mdh2an pendapat penulis artikel ini salah… smoga baik homin maupun JYJ akan long lasting dan keduanya bisa semakin berkembang dengan musik mereka dan masing-masing bertahan di puncak singgasana musik Kpop… i just wish the best for five of them, eventhough for now i just support the three of them 🙂

bagaimana dengan pendapatmu? setujukah dengan artikel di atas? let share your opinion here…

Iklan
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 2 November 2011 in opinion

 

Tag: , ,

4 responses to “The Unfortunate Reality of HoMin, aka DBSK

  1. angtika

    10 Desember 2011 at 8:36 pm

    q setuju bgd ma opini diatas,
    kalo liat homin perform ngenes gt keliatane, mereka kayak diuber tempo dan gerakan keliatan cape bgd,
    beda ma JYJ yang perform dengan nyaman dan penuh senyum, ekspresi mereka juga terkontrol, coba Homin ikutan hengkang dr SM, pasti lebih seru lagi tuch, semua bisa berekspresi dengan bebas lepas, hehehhe

     
    • sashalicia

      22 Desember 2011 at 4:59 pm

      thx bwt opininya teman… 😀
      qt berdoa yg terbaik aja lah yah bwt homin dan JYJ ^^

       
  2. fitri

    21 Maret 2012 at 8:05 am

    syukurlah kalau hubungan kelima membernya tetap berjalan dengan bagus 🙂
    aku sampai nangis juga bacanya…

     
  3. JJSusan

    31 Mei 2016 at 10:44 am

    I am totally agree with the article, sekarang sudah terbukti. Baik JYJ sebagai group atau perorangan/ individu telah matang dan ada di level yang lain dari idol2 kebanyakan. Menurut saya malah JYJ yang akan jadi legenda musik di Korea sendiri. Music itu hidup dengan jiwa..dengan perubahan dan keindahan, bukan hanya menyanyikan lagu dari produser musik agensi tertentu.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: